Geotourism Sabang

Program Hibah Bina Desa - Unsyiah

Makam Ulama

Wisata religi merupakan salah satu jenis wisata yang dapat dikunjungi oleh individu atau masyarakat. Jenis wisata ini biasanya dijadikan sebagai sarana dakwah dalam penyebaran agama Islam di nusantara. Salah satunya adalah yang berada di Gampong Jaboi Kota Sabang. Ada beberapa makam ulama yang ada di daerah ini, salah satunya adalah yang berada di pemakaman umum Gampong Jaboi. Di samping pemakaman umum masyarakat Gampong Jaboi ini terdapat salah satu makam yang bangunannya sedikit berbeda jika dibandingkan dengan bangunan makam lainnya. Makam tersebut dibangun dengan ornament bangunan yang unik dan khas. Sehingga ada daya tarik tersendiri dari makam ini. Makam tersebut merupakan makam Syeikh Hubaillah Al-Junaidi Al-Habsyi. Makam Syeikh Hubaillah Al-Junaidi Al-Habsyi merupakan makam tertua diantara 44 makam keramat aulia yang ada di pulau Weh Sabang. 

Syeikh Hubaillah Al-Junaidi Al-Habsyi adalah seorang wali negeri pertama yang ada di pulau Weh Sabang. Syeikh Hubaillah Al-Junaidi Al-Habsyi juga dikenal dengan nama Teungku Bak Cuh. yang dalam bahasa aceh diartikan sebagai kayu. Sebutan ini diberikan bukan tanpa alasan, beliau di juluki Teungku Bak Cuh karena beliau tinggal di daerah yang banyak di kelilingi oleh pepohonan. beliau mendapatkan mandat dari kerajaan Lamkuta. Syeikh Hubaillah Al-Junaidi Al-Habsyi diberi tugas untuk menjalankan sistem pemerintahan serta dipercayakan untuk memungut pajak dari kapal-kapal asing yang melakukan transaksi perdagangan berupa rempah-rempah di kota Sabang.

Tak hanya itu, salah satu wisata religi lainnya yang terdapat di Gampong Jaboi adalah makam keramat Syeikh Nasrullah Al-Junaidi Al-Habsah dan istrinya Syarifah Siti Fatimah Al-Khadad yang terletak di daerah Cot Neuheud. Syeikh Nasrullah Al-Junaidi Al-Habsah atau yang dikenal dengan nama Tengku Di Uha. Beliau juga merupakan salah satu ulama yang berjuang pada masa pemerintahan raja-raja Aceh. Makam ini juga telah ada sebelum masa pemerintahan belanda datang ke Aceh.

Disekitar makam Syeikh Nasrullah Al-Junaidi Al-Habsah juga terdapat beberapa makam lainnya yang dikenal sebagai makam teungku hom. Julukan ini diberikan karena beliau ditemukan di sekitar pulau Weh Sabang tanpa diketahui identitasnya. Konon, beliau juga ditemukan dalam keadaan kepala yang terpisah dari badan tubuhnya.Banyak kegiatan yang dilakukan di sekitar makam, antara lain seperti acara bersih-bersih makam yang diiringi dengan membaca surah yasin bersama yang dilakukan rutin beberapa bulan sekali. Adapun acara adat tolak bala juga kerap kali dilakukan di sekitar makam.

link video : https://www.youtube.com/watch?v=rpNLX6mbRL4

 

 

                                                                                          

Manggrove Jaboi

Jaboi memiliki area konservasi mangrove yang sangat baik dan belum terjamah oleh sembarang tangan sebagai tempat wisata. Area mangrove terdapat di sepanjang garis pantai di kawasan tropis, dan menjadi pendukung berbagai jasa ekosistem, termasuk produksi perikanan dan siklus unsur hara.

Read more...

Masjid Sabilul Muhtadin,Jaboi

Masjid Sabilul Muhtadin, Jaboi, Sabang, Aceh. Merupakan satu satunya masjid yang ada di Desa Jaboi. Mesjid Sabilul Muhtadin dibangun sekitar tahun 1997-1998 ,tanah M asjid Sabilul Muhtadin ini bersumber dari tanah wakaf dan dibangun mengunakan dana dari Yayasan Amal Bakti Muslim Pancasila (YAMP) , Yayasan yang didirikan 17 Februari 1982 itu sepenuhnya atas inisiatif Presiden Soeharto. Soeharto dikenal sebagai pemilik dan pendiri YAMP. Karna didirikan oleh YAMP maka desain Masjid Sabilul Muhtadin sama dengan masjid yang didirikan YAMP lain diseluruh Indonesia atau biasa dikenal dengan “Masjid Pancasila”. Tidak ada kubah beton berbentuk bulat lonjong, sebagaimana masjid pada umumnya. Yang ada cungkup tiga susun yang makin ke atas makin kecil dengan bahan genting. Di pucuk atap terdapat lafaz "Allah" dalam tulisan Arab di dalam segi lima. Itulah ciri khasnya. Corak dan bangunannya boleh dibilang sangat berbeda dari arus dan bentuk-bentuk masjid pada umumnya, yang kebanyakan "berkiblat" ke bentuk masjid di Timur Tengah.

Read more...